Apa sih hukum air MUSYAMMAS ?

Dalam madzhab syafiiy air musyammas itu adalah air yang tersengat matahari lalu panas,dalam madzhab syafiiy air musyammas hukumnya suci lagi mensucikan,namun makruh digunakan,dalilnya dalam hadits aisyah dan ibnu abbas,alasannya karena air yg dipanaskan itu menimbulkan Zuhuumah yg dapat Menyebabkan penyakit Lepra,dalam madzhab syafi’iy air musyammas itu makruh digunakan jika memenuhi 2 syarat :

١. أن يكون المشمس في الأواني المنطبعة كالنحاس والحديد والرصاص.

٢. أن يقع التشميس في البلاد الشديدة الحرارة دون الباردة والمعتدلة

Note : Bagi yg belum faham 2 syarat diatas 👆👆 silahkan bertanya,sebab itu syarat penting dalam madzhab.

jika satu syarat dari keduanya tdk terpenuhi maka air tersebut tdk dikatakan makruh dalam madzhab.

Masalah : Apakah makruh disitu makruh Syar’iyyah¹ atau irsyadiyyah² ??

Yang paling rojih dalam madzhab syafi’iy sebagaimana yg termaktub dalam kitab “Syarhul Muhadzdzab” bahwa makruh disitu adalah makruh “Syar’iyyah” bukan irsyadiyyah (Tibbiyyah).

Pertanyaan : Apakah benar air musyammas itu makruh digunakan ?
Imam nawawi berkata didalam kitab “Ziyadatur roudhoh” bahwa air musyammas itu tidaklah makruh, adapun hadits aisyah dan ibnu abbas yg mengatakan bahwa zuhuumah³ yg timbul dari air musyammas dapat menyebabkan penyakit lepra itu dho’if tidak ada asalnya, dan ini pendapat yang paling benar dari sisi dalil.

Kesimpulan : Boleh menggunakan air musyammas dan hukumnya tidaklah makruh.

**Insya Allah “Oretan @Faruqsinambela”  akan dimulai dgn pendapat madzhab syafiiy lalu ditutup dgn pendapat rojih yang sesuai dengan dalil.

المراجع :

١. شرح ابن القاسم
٢. أنوار المسالك شرح عمدة السالك وعدة الناسك
٣. المنهاج للنووي
٤. كفاية الأخيار في حل غاية الإختصار شرح متن أبي شجاع

Semoga bermanfaat,silahkan di share ke group lain,mudah²an antum dapat pahala karena nge-Share.

———————————————-
¹. Makruh secara syar’iy yg jika ditinggalkan berpahala dan jika dilakukan tdk berdosa.

². Makruh ditinjau dari sisi Tibbiyyah (Kesehatan).jika dilakukan tdk mengapa jika ditinggalkan tdk dapat pahala.

³. Buih